Mengenal Lebih Dekat
Profil & Sejarah Lembaga
Mengenal komitmen, visi misi, identitas legalitas, dan sejarah perjalanan pendidikan Dayah Raudhatul Ma'wa Al-Aziziyah Simeulue.
Dayah Raudhatul Ma'wa Al-Aziziyah Simeulue
Bersama santri, mari bersinergi membangun negeri.
Pimpinan: Abi Muhammad Hanafi
Napak Tilas
Sejarah Singkat
Dayah Raudhatul Ma'wa Al-Aziziyah, Busung Indah, didirikan sejak tahun 2019 oleh Tgk. Abi Muhammad Hanafi bersama tokoh masyarakat sekitar Desa Busung Indah.
Dayah Raudhatul Ma'wa Al-Aziziyah adalah salah satu cabang dari salah satu dayah terbesar di Aceh, yaitu Dayah Mudi Mesra Samalanga, yang dipimpin oleh Abu Syekh H. Hasanoel Bashry atau lebih masyhur dengan sebutan Abu Mudi. Hal ini dapat dilihat dari nama belakangnya, yaitu Al-Aziziyah.
Dayah Raudhatul Ma'wa berkembang begitu pesat, dengan semakin bertambahnya santri setiap tahunnya, baik yang berasal dari dalam Pulau Simeulue maupun dari luar pulau. Dayah Raudhatul Ma'wa Al-Aziziyah senantiasa berorientasi pada perubahan: bagaimana mencetak santri yang berbudi pekerti luhur, terampil, berkualitas, serta berwawasan luas. Para santri mengaji setiap hari berbagai kitab salaf yang bersanad dengan metode khas Ahlussunnah wal Jama'ah.
Saat ini Dayah Raudhatul Ma'wa Al-Aziziyah memiliki tiga lembaga pendidikan formal, yakni Madrasah Tsanawiyah, Sekolah Menengah Kejuruan, dan Sekolah Tinggi Agama Islam. Para santri disediakan asrama untuk tinggal serta tempat berlatih mandiri, dengan berbagai program unggulan yang siap menjawab tantangan zaman.
Di Dayah Raudhatul Ma'wa Al-Aziziyah, santri tidak hanya diajarkan materi akademik yang berbasis ilmu pengetahuan umum, tetapi juga dibekali ilmu-ilmu sosial yang langsung diajarkan oleh guru-guru dan pimpinan. Antara lain, para santri dididik untuk menjadi imam tahlil, mengkafani jenazah, serta dididik untuk menjadi mubalig, penceramah, bahkan berpidato dengan bahasa asing.
Dayah Raudhatul Ma'wa tidak hanya memberi asupan kepada rohani, namun juga kepada jasmani, dengan memiliki beberapa fasilitas olahraga. Dayah ini juga berfokus pada memajukan ekonomi pesantren dengan berkebun dan beternak. Dayah Raudhatul Ma'wa juga didukung dengan guru-guru dari dayah salafi dan terpadu yang mumpuni, serta banyak menorehkan prestasi, termasuk perwakilan lomba MQK dari Pulau Simeulue.
Komitmen Bersama
Visi & Misi Lembaga
Arah tujuan dan langkah strategis dalam mengawal pendidikan generasi masa depan.
Visi
"Menjadikan Dayah Raudhatul Ma'wa Al-Aziziyah sebagai yayasan pendidikan yang unggul, yang memadukan pengajaran agama Islam khas Syafi'iyah dengan penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) sebagai bekal pengembangan keislaman dan dakwah multikultural."
Misi
1. Melaksanakan pembelajaran terpadu antara pesantren dan sekolah, serta mengembangkan manajemen lembaga yang agamis, sehat, dan dinamis.
2. Membekali pengetahuan santri melalui tenaga pengajar yang profesional sesuai bidangnya.
3. Meningkatkan kompetensi lulusan pondok pesantren melalui pembekalan akhlakul karimah, skill, serta pengalaman ilmu sesuai tuntunan agama Islam dengan faham Ahlussunnah wal Jama'ah yang bersumber dari Al-Qur'an, hadis, ijmak, dan kias.
4. Memfasilitasi berbagai kegiatan untuk menunjang keterampilan dakwah.